“Punk’s Not Dead..!! Lahir sebagai Lambang Idealisme, Kebebasan dan Attitude perlawanan terhadap kepura-puraan realita hidup. Meski banyak menuai gelombang kontroversi dan dunia seakan hanya memandang sebelah mata, menganggap kehadiran mereka sebagai kelompok anarkis. Punk sebagai aliran musik yang menyuarakan protes dan keberanian tak akan pernah mati, dan tak akan pernah menjadi sebuah kisah legenda yang hanya pantas dikenang.

Meski menjadi kaum minoritas, berbagai komunitas punk di dunia akan tetap tumbuh, berkembang dan berpadu dengan genre aliran musik lainnya hingga sampai saat ini ada lebih dari 8 komunitas Punk  terkenal di dunia. Seperti berikut ini;

1 Street Punk

Mencintai genre Punk Rock dan terbentuk pertama kali Punk Jalanan ini pada tahun 1980 sebagai komunitas yang memberontak terhadap pretensi artistik. Punk Jalanan berpenampilan dengan atribut lebih ‘ramai’ dibandingkan kelompok The Oi atau Skinhead.

Ciri khas yang mudah  dikenal dari dari anak-anak Punk jalanan adalah rambut mohawks berwarna warni, Tato, Jaket kulit Full Patch Studded dan dihiasi dengan bordiran nama-nama band punk. Chaos UK,DischargeThe Anti-Nowwhere League dan Oxymoron adalah band-band yang menjiwai Punk Jalanan.

2 Skinhead

Berpenampilan botak plontos dengan pakaian polo Freed Perry, celana jeans semi ketat dan memakai monkey boots serta jaket jeans. Skinhead menyukai musik Ska, Reggae, Oi dan Rock Steady. Sub kultur mereka lahir di London, Inggris pada era tahun 1960an. Meskipun Skinhead terlihat ‘Berandalan’ namun mereka adalah para pekerja keras, sebagian mencari nafkah sebagai buruh kasar dan buruh pelabuhan. Sebab itulah anak-anak Skinhead tidak pernah berambut gondrong, mohawk ataupun acak-acakan karena dilarang keras ditempat mereka mereka bekerja.

Label Rasisme juga keras dituduhkan kepada komunitas Punk Skinhead karena seringnya mereka berkelahi dengan para pekerja imigran yang berasal dari Pakistan dan Asia Selatan, penyebabnya sepele karena para imigran rela upahnya dibayar lebih rendah dan itu artinya mengancam lahan pekerjaan para pekerja Skinhead.

3 Oi

Aksen Cockney di Inggris mengartikan Oi sebagai ungkapan salam Hello! The Oi terbentuk dari beberapa komunitas Street Punk yang dimasa itu sedang dilanda demam Punk Rock sebagai musik protes. Banyak orang yang mengindentikkan Oi dengan Skinhead sementara Skinhead identik dengan cap “Rasisme”. Oi sangat mencintai kedamaian, lirik-lirik lagu mereka berbicara seputar anti rasis, cinta, sepakbola dan kehidupan Skinhead. Itulah sebabnya Musik Oi tidak memandang perbedaan Ras, warna kulit dan kepercayaan agama.

4 Queercore (Homocore) aka LGBT

Kebebasan dan Kesetaraan Hak bagi para Lesbian, Gay, Biseksualitas dan Transgender diekspresikan dalam komunitas Punk Queercore yang terbentuk pada tahun 1980. Komunitas ini dikenal cerdas dan memiliki materi berlebih dibandingkan komunitas punk lainnya. Penerbitan artikel majalah, pembuatan Film, rekaman musik sampai pertunjukkan seni mereka lalukan untuk sekedar berekspresi.

5 Riot Grrrl

Riot Grrrl merupakan gerakan Punk Hardcore feminis yang semua anggotanya adalah kaum hawa. Dibentuk pada tahun 1990 di Washington DC sebagai komunitas Punk yang berideologi persamaan Gender bahwa wanita juga bebas berprekspresi seperti halnya kaum laki-laki. Tak hanya sebagai komunitas musik Band Punk.

Para Riot Grrrl juga memperjuangkan masalah-masalah kaum mereka seperti pemerkosaan, kekerasan dalam rumah tangga, pemberdayaan perempuan, rasisme sampai perdagangan wanita (pelacuran). Band-band Punk yang lahir dari komunitas ini diantaranya Bikini KillBratmobileHeavens to BetsyExcuse 17, Skinned Teen dll.

6 Straight Edge Scene ‘Scum Punk’

Tidak merokok, mengkonsumsi alkohol, memakai narkoba maupun obat bius menjadi peraturan untuk bergabung dengan komunitas Scum Punk ini. Saking fanatiknya banyak anggota yang juga menjauhkan diri dari pergaulan seks bebas sampai menjadi seorang vegetarian. Huruf ‘X’ menjadi lambang simbol komunitas mereka yang dijadikan tanda di punggung kedua buah tangan. Scum Punk yang beraliran Hardcore Punk ini terbentuk pada tahun 80 an sampai berkembang menjadi beberapa generasi di Era Oldschool, Youth Crew dan Militan.

7 Skate Punk

Berawal dari Komunitas pecinta SkateBoard Pantai California, Skate Punk terbentuk tahun 1980 dimana pada masa itu anak-anak muda yang gemar bermain SkateBoard dianggap sebagai sebagai bentuk pemberontakan. Musik yang Enerjik, penuh Ditorsi menjadi unik perpaduan dari Punk Rock dan Hardcore Punk. Beberapa musisi terkenal dunia lahir dari komunitas Skate Punk ini diantaranya Drunk InjunsNOFX,McRadAgent OrangeHogan Heroes sampai musisi band cantik Avril Lavigne.

8 Nazi Punk ( Neo Nazi)

Berbeda dengan yang dilakukan oleh Sid Vicious sang Vokalis Sex Pistols sebagai Band Punk Terkenal Dunia yang menggunakan lambang Swastika Nazi sebagai bahan komedi atau lawakan. Para komunitas Nazi Punk benar-benar memakai lambang Swastika Nazi sebagai kekuatan sang diktator Adolf Hitler yang menjadi paham Ideologi mereka.

Lirik-lirik lagu mereka berisi anti Yahudi, anti Homoseksual, kebencian perbedaan warna kulit. Entah komunitas Neo Nazi ini memang meyakini Ideologi sang Fuhrer Adolf Hitler atau hanya sekedar ikut-ikutan saja.

Itulah “8 komunitas punk paling terkenal di dunia” meskipun masih ada sub genre komunitas punk lainnya seperti Hardcore Punk, Ska Punk, Glam Punk, Crust Punk dan Punk Fashion dimana sekelompok komunitas yang bukan punkers sejati dan hanya meniru gaya berpakaian para anak-anak punk. Begitu uniknya fenomena Punk sampai di Indonesia sendiri pun dikenal banyak komunitas-komunitas anak Punk.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!