Neopost CS-200

Meterai, bergandeng dengan legalitas. Agar bukti pembayaran, dokumen penting, akta, hingga surat perjanjian kerjasama, berkekuatan Hukum maka harus dilengkapi meterai ini.

Berdasarkan peraturan yang berlaku dari pemerintah, ada empat jenis meterai. Satu di antaranya adalah meterai tempel yang paling umum dan sering digunakan. Jenis meterai ini ada dua nilai, meterai 3.000 dan meterai 6.000. Penggunaan meterai ini harus ditandatangani dan diberi tanggal, bulan dan tahun agar sah.

Jenis meterai ini adalah meterai teraan digital. Kelebihan dari meterai teraan digital ini lebih efisien dan praktis dibandingkan dengan meterai tempel. Menangkap kebutuhan konsumennya untuk jenis meterai ini, pt. Datascrip menghadirkan Neopost CS-200, mesin tera digital yang dilengkapi dengan laporan penggunaan dan logo perusahaan sehingga penggunaan meterai lebih terkontrol dan tidak dapat disalahgunakan.

“Dengan Neopost CS-200 proses kerja jadi efektif dan efisien. Pengguna tidak perlu lagi menulis tanggal, bulan dan tahun karena sudah tercetak di meterai. Pengisian saldo juga jadi lebih mudah karena bisa menggunakan jaringan internet,” ujar Yenni Suhartanto – Marketing Manager pt. Datascrip.

Proses pengisian saldo pun mudah, tidak harus membawa mesin ke kantor pajak. Setelah menyetorkan Surat Setoran Pajak (SSP) ke bank, mesin Neopost CS-200 yang sanggup mencetak hingga 7.000 kali cetak , ini cukup dihubungkan dengan jaringan internet melalui kabel LAN.

Adanya fitur Low Fund Warning, pengguna mendapatkan peringatan ketika sisa saldo akan habis. Laporan penggunaan juga bisa diambil per hari, per minggu atau per bulan, berdasarkan kebutuhan. Data laporan juga dapat disimpan dalam USB flash disk. (Nayunda Hz)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!