Menikmati rasa aroma wine bersama keluarga, atau relasi bisnis teman-teman di rumah, sungguh mengasyikkan. Berikut ini beberapa saran cara menyimpan dan menyajikan wine.

underground-wine-cellarTempat penyimpanan. Bila Anda ingn menyimpan wine, sebaiknya sediakan wine cooler. Tempat ini berguna untuk menyimpan white wine atau red wine yang siap dinikmati. Apabila Anda ingin menyimpan wine untuk jangka lama atau bersifat stok, sebaiknya simpanlah di wine cellar.

Suhu. Masing-masing wine mempunyai karakter sesuai dengan jenis anggurnya. White wine dan red wine harus disimpan sesuai dengan temperaturnya. Hal ini untuk menjaga kualitas kesegaran dan tahan lamanya wine. Wine sangat mudah rusak bila suhu udara tempat penyimpannya tidak tepat. Suhu 3-6 derajat celcius sebaiknya untuk champagne sparkling wine, suhu 6-7 derajat celcius untuk dry sherry wine, suhu 12-16 derajat celcius untuk varieties white wine. Dan suhu 19-24 derajat celcius untuk varieties red wine.

Ruang Bawah. Wine akan lebih baik apabila terhindar dari paparan sinar matahari. Sebaiknya, wine disimpan di ruang bawah tanah. Selain itu, suhu udaranya pun sejuk. Buat pecinta wine di luar negeri, biasanya mereka mempunya cellar sendiri di bawah rumahnya. Tak heran, apabila mereka mempunyai wine yang vintage. Tapi soal rasanya masih baik. Bahkan jika dijual harganyapun sangat mahal. Akan tetapi tidak semua wine dapat bertahan lama. Semuanya ini tergantung dari jenis anggur yang digunakan untuk pembuatan wine tersebut.

Bersih. Ketika ingin minum wine, perhatikan gelas Anda. Apakah benar-benar sudah bersih dan tidak berbau. Karena ini dapat mempengaruhi aroma dan rasa asli dari wine tersebut.

Gelas. Minum wine pun memiliki seni tersendiri. Tak heran jika penyuka wine, tentunya memiliki gelas khusus. Bentuknya seperti piala. Kenapa demikian? Karena gelas ini mempunyai fungsi untuk mengeluarkan aroma dari wine dan dapat dicium peminumnya secara maksimal serta dapat dilihat warnanya.

Es Batu. Sebelum membuka wine, letakkan wine yang dibawahnya terdapat es batu. Tujuannya agar wine yang akan kita minum ikut menjadi lebih nikmat dan segar.

Satu Menit. Sebelum wine di tuangkan ke dalam gelas, biarkan wine terbuka selama satu menit. Maksudnya agar wine dapat ber “napas” dan menghilangkan aroma corkage (tutup botol wine).

Kocok. Ketika Anda ingin minum dan membuka botol wine dengan pembuka khusus, sebaiknya jangan mengocok botol. Karena dapat merusak karakter wine tersebut. Jadi, tunggu apalagi? Cobalah Anda simpan wine di rumah.

 

ideas-wine-cabinet-bar-furniture

Wine dan Jenisnya

Bila ingin mengetahui kualitas jenis wine yang beredar di pasaran, baik white atau red wine, Anda dapat melihat dari jenis anggur yang digunakan produsen. Berikut beberapa jenis wine serta kualitasnya.

Cuvee. Jenis wine ini posisinya paling bawah di antara jenis wine yang ada. Anggur yang digunakan adalah anggur campuran dari beberap jenis dan kualitas anggur. Fermentasinya juga hanya sekitar tiga bulan. Wine kelas ini tidak dapat bertahan lama untuk disimpan. Hanya sekitar satu hingga dua tahun. Harga wine kelas ini biasanya murah dan digunakan untuk house wine atau pemula. Rasa dan aroma wine ini sangat ringan.

Vin de Pays. Jenis wine ini merupakan wine kelas dua karena anggur yang digunakan merupakan campuran dari beberapa anggur yang jenis dan kualitasnya baik. Fermentasinya lebih lama sekitar enam hingga delapan bulan. Daya tahan wine ini juga tidak lama. Hanya sekitar satu setengah tahun hingga dua tahun. Harganya tidak terlalu mahal. Aroma dan rasanya pun sedikit lebih baik daripada wine jenis Cuvee.

Varietals. Wine ini lebih baik daripada dua wine sebelumnya. Harganyapun lebih mahal. Rasa dan aromanya lebih berat (medium hingga heavy bodied). Anggur yang digunakan merupakan anggur pilihan dengan kualitas baik. Fermentasinya dapat mencapai satu hingga dua tahun lamanya. Jenis ini dapat bertahan lama dan tergantung dari cara penyimpanannya.

Premium. Wine terbaik di antara yang ada. Harganya pun sangat mahal. Tetapi, sesuai dengan aroma dan rasanya. Anggur yang digunakan merupakan anggur premium dengan kualitas premium. Beberapa wine di jenis ini, hanya menggunakan satu jenis anggur yang berkualitas tinggi. Tidak menggunakan anggur campuran. Wine jenis ini dapat disimpan di tempat yang sesuai atau di bawah tanah. Harganya dapat belasan juta per botolnya apabila tahun produksi dan fermentasinya merupakan tahun terbaik untuk jenis anggur tersebut. Wine ini khusus untuk para pecinta wine yang benar-benar maniak dengan wine. (Haris M)

 

steakWine dan Jenis Makanan

Mengetahui jenis dan karakter makanan sangat diperlukan untuk meningkatkan kenikmatan minum wine. Apalagi bila Anda sedang mengundang relasai atau teman lama santai di rumah tak perlu bingung.. Makanan jenis basah seperti: caserol, cah atau berkuah dan memiliki kekayaan rasa dari makanan tersebut. Pilihlah red wine medium hingga heavy bodied. Jenis makanan kering: gorengan, bakar atau panggang. Pilihlah wine yang agak ringan. Wine itu seperti: Shiraz (red) atau chardonnay (white). Untuk hidangan makanan yang direbus atau diasap, pilihlah wine seperti: sauvignon blanc. Maksudnya, agar rasa makanan tidak hilang. Makanan dengan tepung atau pelapis, pilihlah wine yang kaya rasa dan berat (heavy full bodied). Selamat menikmati!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!