Nestapa Sang Wanita Penghibur Papan Atas

*Russanti Lubis / Dari berbagai sumber

Inilaki.com — Sesosok mayat wanita muda ditemukan mengambang di sebuah sungai di Kalibaru, kawasan Senen. Kedua tangannya terikat. Sementara tubuhnya, terbungkus karung beras. Seketika, peristiwa yang terjadi pada Jumat, 17 Mei 1912 itu menggemparkan Kota Batavia.

fientje11

Menilik kesempurnaan wajahnya, ia pun menjadi idola yang kerap disambangi para pembesar atau kalangan berpunya.

Selanjutnya, diketahui jika perempuan yang tewas itu bernama Fientje de Feniks (sumber lain menyebutnya Fientje de Fenicks, pen.), seorang wanita penghibur papan atas, sekaligus primadona dunia esek-esek pada masa penjajahan Belanda. Gadis yang baru berumur 19 tahun ini, tercatat sebagai salah satu penghuni rumah pelesiran yang dikelola mantan pelacur kelas atas bernama Jeanne Oort (sumber lain lebih banyak menyebut jika Fientje merupakan penghuni rumah pelacuran milik seorang germo bernama Umar, pen.).

Fientje de Feniks (baca: Fientje, pen.) memiliki paras rupawan (blasteran Indonesia−Eropa), berkulit putih tapi tidak pucat, bermata bulat besar, dan berhidung mancung, serta berbibir sensual. Selain itu, rambutnya panjang, hitam, dan berombak. Menilik kesempurnaan wajahnya, ia pun menjadi idola yang kerap disambangi para pembesar atau kalangan berpunya.

Kematian Fientje, membuat Komisaris Toen Reumpol, Kepala Kepolisian Batavia, dan anak buahnya kelabakan. Mereka berusaha keras memecahkan misteri mayat dalam karung itu. Akhirnya, berdasarkan hasil visum diketahui jika perempuan indo itu mati kehabisan napas karena dicekik.

Lalu, siapa pembunuhnya? Nantikan kisah selanjutnya dalam Kesaksian Raonah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!