Burning Man bukan festival. Burning Man adalah sebuah komunitas. Sebuah kota sementara. Gerakan budaya global berdasarkan 10 prinsip praktis.

“Kami tidak melakukan pemesanan atau memberikan hiburan. Apa yang terjadi di sini terserah Anda! Tidak ada sponsor perusahaan. Anda memasuki ruang “decommodified” yang menghargai siapa diri Anda, bukan yang Anda miliki. Anda diharapkan untuk berkolaborasi, bersikap inklusif, kreatif, konektif dan bersih dari diri sendiri. Berpartisipasi aktif sebagai warga kota Black Rock City.” Begitulah kutipan yang ada dilaman official website Burning Man.

Burning Man adalah sebuah event pertemuan tahunan di Amerika Serikat bagian barat, tepatnya di Black Rock City – tumbuh sebuah “kota” di gurun pasir Nevada, Amerika Serikat, sekitar seratus mil (160 km) utara-timur laut Reno.

Mereka yang menggagas hal ini ingin membangun suatu komunitas yang menolak aturan hukum dasar masyarakat kapitalis modern.

Pertama kali diadakan 31 tahun yang lalu pada tahun 1986 di Baker Beach di San Francisco yang diselenggarakan oleh Larry Harvey dan sekelompok teman, sejak itu diadakan setiap tahun, yang terbentang dari hari Minggu terakhir di bulan Agustus sampai hari Senin pertama di bulan September (Hari Buruh ). Burning Man 2017 diadakan dari tanggal 27 Agustus sampai 4 September.

Burning Man diselenggarakan oleh Burning Man Project, sebuah organisasi nirlaba yang pada tahun 2014. Pada tahun 2010, 51.515 orang menghadiri Burning Man. Kehadiran di tahun 2011 dibatasi 50.000 peserta dan acara terjual habis pada 24 Juli kehadirannya meningkat menjadi 70.000 pada tahun 2015. Peristiwa regional yang lebih kecil yang terinspirasi oleh prinsip Burning Man telah diselenggarakan secara internasional; beberapa acara ini juga secara resmi disahkan oleh Proyek Burning Man sebagai cabang regional dari acara tersebut.

Uang tidak digunakan di “Burning Man”. Sebagai gantinya, para peserta mematuhi prinsip lain dari biasa yaitu memberi. Apapun yang terjadi, peserta akan diberi makan atau minum secara cuma-cuma.

Anda bahkan bisa mengirim surat ke tempat mana pun di seluruh dunia atau memperbaiki sepeda, yang semuanya tanpa biaya.

Max, salah satu peserta mengatakan, “Katakanlah seseorang datang pada saya dan saya memperbaiki sepedanya.”

“Saya hanya percaya padanya dan memintanya memijat orang lain, dan orang lain itu akan memasak hotdog yang saya makan ketika berjalan-jalan di Esplanade.”

Ia juga mengatakan, “Tidak perlu mencatat siapa melakukan apa. Kami percaya satu sama lain untuk melakukan hal yang tepat dalam jumlah yang tepat pula.”

“Burning Man” adalah mimpi untuk memiliki dunia yang lebih baik, eksperimen sosial dimana orang berkumpul, melakukan kehidupan secara normal dan percaya satu sama lain.

Ini adalah alternatif atas apa yang mereka sebut sebagai default world,masyarakat kapitalis di mana mereka tinggal; dan bagi mereka hal-hal yang utopis seperti ini bisa berhasil bagi siapapun yang ikut serta dalam pengucilan selama satu pekan di gurun pasir ini.

Puncak acaranya adalah pembakaran ritual simbolis yang tebuat dari patung kayu besar berbentuk sculpture manusia yang dilaksanakan pada hari Sabtu malam pada penutupan akhir acara tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!