Marinir Inggris (Royal Marines) diwartakan tengah mencoba jenis helm tempur baru, namun helm tempur ini bukan sembarang helm, melainkan jenis helm yang dilengkapi built in camera sebagai fiturnya. Kamera yang dirancang khusus ini tidak hanya lebih tangguh dan tahan cuaca untuk mengimbangi kondisi ekstrim yang dioperasikan oleh komando, tetapi juga terhubung ke sistem jaringan yang memastikan data secara langsung dapat dianalisis dengan cepat.

Dikutip dari royalnavy.mod.uk (5/6/2020), disebutkan helm tempur dan kamera yang dijajal Marinir Inggris dipasok oleh MarWorks, perusahaan yang mengambil spesialisasi pada pengembangan teknologi dan informasi AL Inggris. Pengenalan helm ini merupakan bagian dari konsep Future Commando Force yang akan membawa Royal Marines kembali ke akar komando mereka, yakni sebagai pasukan yang beroperasi dalam tim kecil yang mematikan dengan teknologi baru.

Dalan proyek helm tempur ini, MarWorks menggandeng Visual Engineering, perusahaan yang bergerak dalam bidang kamera. Sistem kamera di helm ini dibekali open software dan kemampuan melakukan streaming data. Adopsi teknologi canggih untuk kebutuhan pasukan Marinir jelas merupakan tantangan tersendiri, mengingat pada konsep helm berkamera ini, pasukan juga akan bergantung pada dukungan teknologi Bluetooth, WiFi dan unggahan ke sistem berbasis cloud. Yang kesemuanya dianggap masih ‘tabu’ digunakan oleh pasukan Marinir yang biasa beroperasi di lingkungan terpencil dan ekstrem, dimana akses jaringan komunikasi tidak selalu tersedia.

Mekanisme operasional helm taktis berkamera ini akan terkait dengan jaringan seluler, dalam uji coba melibatkan 40 pasukan Marinir dalam simulasi pertempuran khusus. Prinsip kerjanya tak beda jauh dengan battlefield management system, dimana informasi dan data yang diperoleh pasukan di lapangan, kemudian disiarkan langsung melalui jaringan Marinir untuk memberikan kesadaran situasional yang lebih besar dan membantu dalam membuat keputusan.

Informasi yang diperoleh juga dapat diteruskan ke anggota tim lainnya untuk dilihat di perangkat pintar atau, jika perlu kepada siapa pun yang berada di rantai komando.

MarWorks rupanya sadar betul bahwa menciptakan perangkat elektronik untuk kebutuhan Marinir tidaklah mudah. Dave McInerney, manajer program MarWorks mengatakan, beragam tantangan yang ada menjadi dasar kehadiran kami, yaitu untuk memecahkan masalah dan tantangan.

“Kami menangkap permasalahan dari komunitas pengguna, mencoba dan menemukan solusi teknis yang terjangkau. Ketika solusi itu belum tepat, kami dapat bekerja sama dengan industri lain untuk yang memenuhi kebutuhan pengguna,” ujar McInerney. Dalam uji coba helm tempur berkamera, MarWorks telah mendirikan jarigan IP taktis.

Sumber : https://www.indomiliter.com/wujudkan-future-commando-marinir-inggris-uji-penggunaan-helm-tempur-berkamera/

error: Content is protected !!