Notice: Only variables should be passed by reference in /var/www/vhosts/e-preneur.co/public_html/inilaki.com/wp-content/themes/valenti/option-tree/ot-loader.php on line 98

Notice: Only variables should be passed by reference in /var/www/vhosts/e-preneur.co/public_html/inilaki.com/wp-content/themes/valenti/option-tree/ot-loader.php on line 326
10 Ide Bisnis Kreatif untuk Anda Lakukan di 2021 – IniLaki.com

Kreativitas adalah hal yang sangat dibutuhkan dalam berbisnis. Apalagi, kini banyak bisnis yang hanya muncul sesaat dan segera kehilangan peminat. Salah satu alasan utamanya karena kurangnya inovasi ide bisnis yang mereka tawarkan.

Untuk mempertahankan sebuah usaha, Anda perlu memiliki ide bisnis yang tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi juga membedakan Anda dari kompetitor. Nah, artikel ini akan mengajak Anda untuk melihat 10+ ide bisnis kreatif yang bisa dijadikan inspirasi. 

1. Jual Barang Antik

Tak sedikit orang dari kalangan lanjut usia yang rindu akan produk-produk atau teknologi zaman lawas karena ingin bernostalgia. Ada juga kawula muda yang memiliki selera antik. Bahkan, Anda juga bisa menemukan banyak komunitas barang tempo dulu. Oleh karena itu, bisnis jual beli barang antik saat ini masih relevan.

Sebelum mencoba ide bisnis ini, ada beberapa hal yang perlu diketahui — terutama apabila Anda belum pernah mengenal pasar barang antik.

Pertama, Anda perlu dekat dengan orang atau komunitas kolektor barang dengan nuansa kuno. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui jenis barang apa saja yang biasanya laku.

Beberapa contoh benda antik yang sering dicari adalah otomotif, perabot, dan kamera analog. Namun, tidak jarang juga kolektor yang mengincar barang-barang elektronik dari masa lampau untuk dekorasi semata seperti televisi, radio, dan telepon.

Nah, dengan mendekati penggemar benda-benda tersebut, Anda tidak hanya bisa mempelajari kondisi pasar, tetapi juga mencari koleksi barang untuk dijual di lapak sendiri. Karena komunitas barang antik cukup eksklusif, hal ini menjadi sebuah kewajiban bagi penjajanya.

2. Produk Daur Ulang

Seperti yang telah diketahui, sampah telah menjadi masalah lingkungan yang sangat serius. Padahal, ada banyak jenis sampah dan limbah produksi yang masih dapat dikreasikan menjadi produk lain. Di antaranya adalah kaleng minuman, aneka plastik, dan potongan kain sisa produksi pakaian.

Ada banyak produk daur ulang yang dapat dihasilkan dari beragam jenis sampah tersebut. Anda pun tidak harus mendaur ulangnya menjadi produk yang sama. Dari sebuah hasil daur ulang, Anda bisa menciptakan barang-barang baru seperti kerajinan tangan.

Bardiju adalah salah satu contoh bisnis daur ulang yang bisa Anda jadikan inspirasi. Berbasis di Jakarta Barat, usaha ini menyulap berbagai jenis kertas bekas menjadi kartu nama, amplop, dan bahkan lampion tali.

Dalam mengumpulkan bahan daur ulang Bardiju tidak hanya mencari sendiri, tetapi juga menerima donasi beragam kertas bekas. Menarik bukan? Selain membantu orang lain, ide bisnis ini bisa Anda contoh untuk meningkatkan kesadaran orang akan perlunya gaya hidup daur ulang.

 3. Clothing Line

Mungkin Anda akan heran mengapa membuka clothing line termasuk dalam daftar ide bisnis kreatif, terutama karena pelaku usahanya sudah banyak.

Akan tetapi, tidak sedikit orang tanpa pengalaman yang mampu membawa clothing line rintisan mereka ke kesuksesan dalam industri ini.

Salah satunya adalah pemilik brand Pulchra Gallery, yang memulai bisnisnya pada tahun 2013. Walau tidak memiliki latar belakang desain fashion, ia berjuang untuk mendalami skill tersebut. Alhasil, bisnis yang awalnya dilakukan dengan menjual produk orang lain kini telah menjadi clothing line orisinil.

Tentunya, ada pula beberapa hal selain kegigihan yang perlu diperhatikan jika Anda ingin memulai sebuah bisnis pakaian dari nol. Pertama, bangunlah sebuah brand untuk menonjolkan usaha Anda. Tanpanya, clothing line Anda tidak akan dikenal di pasarnya.

Tak lupa, pikirkan juga jenis produk pakaian yang ingin dijual. Jika memungkinkan, pasarkan model-model pakaian yang sesuai dengan selera pembeli pada umumnya.

Selain itu, Anda juga tidak perlu berkecil hati jika tidak mampu memasarkan produk sendiri. Coba kenalkan clothing line Anda ke saudara atau kenalan yang menjual produk-produk orang lain. Cara ini efektif bagi pelaku usaha pakaian yang baru memulai.

4. Desainer Interior

Saat ini, desain interior adalah salah satu jenis jasa yang paling dicari. Terutama, jasa ini digunakan untuk perkantoran dan toko yang jumlahnya kian menjamur.

Hal-hal penting yang perlu Anda miliki untuk memulai usaha desain interior dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu tenaga dan logistik.

Dari segi tenaga, bisnis ini membutuhkan setidaknya dua orang. Satu bekerja sebagai desainer, sedangkan yang lain sebagai kontraktor. Di sisi logistik, Anda perlu memiliki sebuah laptop untuk mengerjakan desain, software desain interior, serta workshop.

Belum memiliki dana untuk membeli software profesional? Jangan khawatir. Anda bisa mencoba software gratis seperti Google Sketchup, yang memiliki versi berbayar dengan fitur lebih canggih yang dapat dibeli ketika Anda sudah siap secara finansial.

Hal yang sama juga berlaku untuk workshop Anda. Jika belum mampu mengontrak sebuah studio, Anda bisa saja menggunakan sebuah garasi atau ruko kecil sebagai tempat pengerjaan proyek.

Lalu, bagaimana dengan kendaraan untuk mengantar hasil pekerjaan Anda ke tempat klien? Mudah saja — Anda bisa menggunakan jasa pengiriman barang yang mudah ditemukan apabila belum memiliki pick up atau truk sendiri.

5. Jasa Konsultasi Bisnis

Semua usaha, baik yang sudah memiliki nama maupun yang baru dirintis, memerlukan strategi bisnis yang tepat untuk bisa berkembang. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, tidak jarang ada perusahaan yang menggunakan jasa konsultasi bisnis. Inilah alasan mengapa pekerjaan sebagai konsultan perusahaan diincar oleh banyak orang.

Namun, ada hal-hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk menjadi seorang penasihat bisnis. Tentunya Anda harus mengantongi gelar di bidang ekonomi, pemasaran, maupun bisnis. Tanpanya, para pemilik usaha akan meragukan kualifikasi Anda sebagai seorang ahli bisnis.

Di sisi lain, kualitas seorang konsultan tidak lepas dari pengalaman — baik dalam berbisnis maupun sebagai penasihat. Sebagai individu berpengalaman, Anda dapat menawarkan beberapa keunggulan.

Kelebihan pertama adalah wawasan yang luas. Orang yang pernah bekerja dengan beragam perusahaan dari berbagai industri akan dapat memberikan ide dan solusi dengan akurasi tinggi.

Selain itu, konsultan berpengalaman memiliki koneksi yang luas. Bekerja dengan bermacam-macam klien memungkinkan Anda untuk menghubungkan satu pengguna jasa dengan yang lain. Jika dapat melakukannya, tentunya ini akan menjadi nilai plus Anda.

Ditambah lagi, seorang profesional dalam bidang bisnis juga dapat memprediksi tren di berbagai industri.

Jadi, bagi Anda yang tertarik untuk menggeluti usaha konsultasi bisnis, kompetensi-kompetensi di atas perlu didapatkan terlebih dahulu sebelum memulainya.

6. Event Organizer

Apakah Anda pribadi yang suka membuat konsep acara? Jika ya, membuka usaha event organizer adalah ide bisnis yang menjanjikan. Apalagi, jasa ini tidak pernah sepi pelanggan — mulai dari acara kantor hingga pameran.

Bagi Anda yang memang sudah berpengalaman mengatur berbagai jenis acara, pekerjaan event organizer bahkan dapat mendatangkan omzet hingga jutaan rupiah per proyek.

Akan tetapi, bukan berarti usaha ini tidak bisa dilakukan orang-orang yang minim pengalaman. Sebagai permulaan, Anda dapat bergabung dengan tim event organizer milik orang lain.

Jika ada teman atau saudara yang menjalankan bisnis serupa, yakinkan orang tersebut untuk merekrut Anda. Dari sini, Anda dapat belajar banyak jenis acara dan konsep-konsepnya.

Ketika sudah siap membuka usaha sendiri, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan. Yang pertama adalah modal untuk membiayai berbagai kebutuhan acara. Hal ini diperlukan karena model pembayaran jasa event organizer biasanya dilakukan bertahap. Bahkan, ada juga yang dibayar secara penuh setelah acara berakhir.

Kedua, Anda membutuhkan sebuah tim yang kompak. Mempersiapkan acara tidak bisa dilakukan seorang diri karena mengharuskan penanggung jawabnya untuk melakukan berbagai hal di tempat yang berbeda. Dengan demikian, Anda perlu memiliki setidaknya beberapa orang dengan tugas yang berbeda-beda.

Ketiga, membangun relasi. Tidak hanya untuk memasarkan jasa Anda, tetapi juga untuk mencari partner bisnis.

Hal ini diperlukan agar Anda dapat lebih mudah mencari supplier suvenir, penyewaan sound system, makeup artist, dan jasa-jasa lainnya yang dibutuhkan untuk sebuah acara. Dengan melakukannya, Anda juga bisa mendapatkan harga yang lebih rendah untuk berbagai kebutuhan tersebut.

Meskipun terdengar rumit, tidak sedikit orang yang berhasil membawa bisnis event organizernya ke kesuksesan dari nol. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika Anda memiliki kemauan untuk mendalami usaha ini.

7. Penyewaan Perlengkapan Fotografi

Tempat sewa kamera atau perlengkapan fotografi lainnya bukan merupakan hal baru. Akan tetapi, belum banyak orang yang melakoni usaha ini di luar kota-kota besar.

Padahal, kini adalah saat yang tepat untuk memulainya. Mengapa? Alasannya ada dua.

Pertama, kebutuhan fotografi masyarakat, terutama kaum muda, meningkat berkat platform-platform media sosial yang terpusat pada konten visual.

Meskipun sudah banyak ponsel pintar yang dilengkapi dengan fasilitas pengambilan gambar yang canggih, kamera DSLR maupun mirrorless tetap menawarkan hasil yang lebih baik. Oleh karenanya, banyak orang yang tertarik untuk memilikinya.

Akan tetapi, harga peralatan fotografi tidaklah terjangkau bagi kebanyakan orang. Bahkan, tidak sedikit penyedia jasa fotografi yang melakukan pekerjaannya dengan perlengkapan pinjaman.

Nah, kedua kondisi di atas menjadi alasan mengapa penyewaan perlengkapan fotografi merupakan ide bisnis yang menjanjikan. Jika tertarik untuk melakoninya, pertama-tama Anda harus mempertimbangkan peralatan apa saja yang umumnya dicari oleh individu yang ingin belajar fotografi.

Hal ini penting karena ada banyak sekali jenis lensa, kamera, dan aksesoris yang tersedia di pasaran. Tentunya Anda tidak ingin menyewakan barang yang tidak diminati atau dibutuhkan oleh khalayak ramai.

Selain itu, ada baiknya jika Anda merekrut teknisi kamera untuk memastikan bahwa peralatan yang disewakan berada dalam kondisi prima.

8. Admin Media Sosial

Admin media sosial memang bukan ide bisnis baru. Akan tetapi, pengaruhnya terkadang masih dipandang sebelah mata oleh para pelaku usaha kecil.

Padahal, staf dengan tanggung jawab tersebut dapat dianggap sebagai humas perusahaan di era digital ini. Dengan kata lain, posisi ini merupakan perpanjangan tangan untuk merangkul calon konsumen melalui media sosial.

Untuk menjadi seorang admin media sosial, Anda juga harus memahami social media marketing. Namun, kerja keras Anda tak hanya berhenti di situ.

Anda juga perlu mempelajari seluk beluk perusahaan yang merekrut Anda — mulai dari sejarah bisnis hingga produk atau layanannya. Hal ini dibutuhkan agar sikap dan tindakan Anda dapat selaras dengan visi dan misi perusahaan.

9. Fotografer dan Videografer

Bisnis fotografi dan videografi tidak pernah redup. Apalagi, saat ini makin banyak orang yang menggunakan jasa tersebut.

Selain untuk dokumentasi acara, fotografer dan videografer biasanya juga direkrut untuk membuat media pemasaran sebuah bisnis. Beberapa contohnya adalah pembuatan iklan, pamflet, dan video profil perusahaan.

Bahkan, kini pun influencer media sosial berbondong-bondong menggunakan jasa ini untuk produksi konten mereka. Oleh karena itu, bisnis fotografi dan videografi tetaplah relevan hingga saat ini.

Meski industri ini digeluti oleh para profesional, tidak ada salahnya jika Anda memulainya dari nol. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mempelajari ilmunya terlebih dahulu. Anda bisa mencari tempat kursus fotografi atau videografi maupun mengambil sebuah kursus online.

Namun, belajar dan mengasah keterampilan saja tidak cukup. Sebelum mulai memasarkan jasa fotografi maupun videografi, Anda bisa menawarkannya ke saudara atau kenalan yang membutuhkannya secara cuma-cuma. Dengan demikian, Anda dapat membangun portofolio untuk kredibilitas.

10. Desain Grafis

Selayaknya fotografer dan videografer, jasa desain grafis juga sering dibutuhkan dalam berbagai bidang. Hasil pekerjaannya pun tidak hanya digunakan untuk media cetak, tetapi juga digital.

Orang-orang yang bekerja di bidang desain grafis umumnya memang memiliki latar belakang desain komunikasi visual. Akan tetapi, tidak sedikit juga yang memulainya dari belajar secara otodidak. Anda pun bisa menjadi salah satu dari mereka.

Sebagai permulaan, kenali dulu software-software yang biasanya digunakan untuk desain grafis. Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, dan Corel Draw adalah beberapa di antaranya. Anda dapat menemukan banyak panduan mengenai aplikasi desain tersebut baik di toko buku maupun platform belajar online.

Setelah menguasai ilmu desain grafis, buatlah sebuah portofolio dalam bentuk website. Hal ini penting dimiliki untuk meningkatkan daya jual jasa Anda.

Janganlah putus asa jika Anda belum mampu melakukan pemasaran karena dana yang tidak memadai. Saat ini Anda bisa memanfaatkan berbagai platform marketplace seperti freelancer.com dan projects.co.id. untuk urusan tersebut. 

Apabila jasa desain grafis Anda sudah berkembang dan memiliki cukup modal, Anda bisa meng-upgradenya menjadi sebuah agensi.